My Favorite Things Right Now, first edition

I’ll start doing routine posts called “My favorite things right now”. If anything, this will guarantee my consistent appearance on this here blog. Here goes the first one.

  • The Hunger Games. Well, who isn’t liking this franchise nowadays, eh? I super adore Jennifer Lawrence, by the way. I just love her personality. If you aren’t on The Hunger Games bandwagon yet, hurry and get on board!
  • BBC’s Sherlock. Do you like detective stories? Do you like British accent? Then you are sure to enjoy this gem of a television show. It is incredibly smart and addictive, so please approach with caution. Although I’m not sure you can, once you dip into it. First season available on Netflix On Demand for US residents, and second season will air on PBS in May. (Though if you can’t wait, I’m sure there are variety of ways the internet can assist you with that. 😉 ) Bonus point: great looking men in beautiful garb.Image
  • Mad Men. It’s just returned last Sunday for season 5. This show is so glorious, it is soap opera, it’s smart and sexy and troll-esque. Pretty much all you need for a good telly shows, Mad Men has. So go on, take the plunge and start watching this. You won’t regret. Look at these beautiful people. Image
  • Army Wives. Well.. this is definitely a guilty pleasure for me. I love watching all things military, reading all things military.. and this one appeals to my military junkie self AND my drama addict self. Image
  • The weather. 80 degrees in March? If this is global warming, consider me on board.
  • Neon nail polishes. What better way to usher in the warm spring season than to sport some bright, eye catching colors on your nails? None, I say. Image
  • A lot of outdoor time!

What are your favorite things right now? Please do share!

Mari ikut tanda tangan petisi untuk keadilan hukum!

Halo teman teman sekalian (terutama yang berdomisili di Amerika Serikat),

Pastinya udah pada denger berita tentang remaja dari Florida Trayvon Martin (17), yang ditembak oleh George Zimmerman karena Zimmerman mencurigai Trayvon Martin sebagai pengguna narkoba/berniat buruk. Sebelum kejadian, Martin berjalan melewati daerah perumahannya Zimmerman sepulang dari toko membeli permen untuk dibawa pulang ke rumah saudaranya. Martin ditembak, tanpa melakukan suatu hal apapun yang salah.

Kasus ini diduga sangat dilatar belakangi oleh masalah rasial.

Bagi yang ingin membaca informasi lebih lengkapnya, ini dia halaman Wikipedianya. Halaman tersebut mengutip berbagai artikel dari seluruh internet, jadi teman2 bisa baca2 lebih banyak lagi kalau tertarik.

Zimmerman saat ini tidak dipenjara. Dia masih bebas. Orang tua Trayvon Martin memulai petisi online untuk menuntut keadilan hukum, meminta Zimmerman untuk di prosekusi. Gue ikut menanda tangani petisi tersebut disini.

Bagi teman teman yang merasa kasus ini sangat tidak adil dan percaya bahwa Zimmerman patut diprosekusi dan bertanggung jawab atas tindakan kriminalnya, ayo ikut tanda tangan petisi ! Bisa di share juga di Facebook, siapa tahu ada teman2 yang berpendapat sama dan ingin membantu sebisanya.

Terima kasih ya! 🙂 Have a great Sunday, all!

Kemanakah gue menghilang?

Haloooo teman teman internet.. (serasa ada yg baca aja :D)

Udah lama nih gak posting. Gue mengambil hiatus sementara dari blogging dan internet dan secara umum penggunaan elektronik. Main internetnya dibatasin, lebih banyak baca buku, ga terlalu sering utak atik telpon genggam juga, mengurangi nonton tv (yang ini harus gue akui kurang berhasil :D). Lebih banyak melakukan kegiatan di luar rumah dan lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga.

Gue merasa stress beberapa waktu lalu dan gue berpikir, apakah ada yg bisa diganti dari gaya hidup gue? Gue ini orangnya cenderung mudah terkena stress, ini salah satu kekurangan gue dan makin tambah umur kayaknya semakin akut. 

Gue baca2 beberapa artikel mengenai gaya hidup dan gue putuskan, baiklah.. gimana kalau mulai mengurangi peran penggunaan elektronik dari gaya hidup gue? Tanpa kita sadari, setiap hari kita menggunakan peralatan elektronik dan tanpa kita sadari, kita habiskan berjam jam dari keseharian kita dengan hal tersebut.

Apakah itu hal yang jelek? Menurut gue sih tidak. Jelek-baiknya sesuatu itu sangatlah obyektif kalau menurut gue. Tergantung yang ditanya siapa dan bagaimana gaya hidupnya. Apakah profesinya, apakah statusnya, dsb. Gue disini bukan mau menghakimi gaya hidup orang lain. If it works for you, hey, it works, right? If it doesn’t work for me, then I guess I’ve gotta find something to change about it so that it works.

Kembali lagi ke cerita gue, bahwa gue stress. Lalu gue coba mengurangi waktu penggunaan elektronik. Sebagai gantinya gue pergi ke perpustakaan umum dekat rumah dan menjadi anggota disana. Gue mulai sering pinjam buku (buat gue dan buat anak gue juga). Salah satu hobi gue sejak kecil adalah baca buku, tapi udah sekitar 2 tahun terakhir gue kurang baca buku dan gue agak2 malu dengan hal tersebut. Dulu waktu anak baru lahir sih bisa pakai alasan, “Punya bayi baru lahir, repot, ngga ada waktu buat baca. Boro boro baca, mau pipis aja harus sambil bawa anak.”

Nah sekarang anaknya hampir 3 tahun, kalau pake alasan itu rasanya ngga afdol, hahaha. Anak gue sudah mulai bisa main sendiri, menghibur diri sendiri. Gue sering baca parenting blogs dan seringkali baca kutipan ini, “You’ll create children readers by being a reader yourself.”

Gue pengen banget anak gue suka baca buku seperti gue dan bapaknya. Kami berdua waktu kecil sama-sama kutu buku. Gue inget dulu kalau dikasih uang jajan ekstra pasti belinya buku. Jaman dulu gue suka komiknya Ryoko Ikeda, “Rose of Versailles”, terus seri detektif Jerman “STOP” dan karya karyanya Enid Blyton. Oh, juga komik komik Eropa dari Belgia (kebanyakan keluarannya Dupuis). Seperti “Isabella”, “Smurf”, dan yang paling sohor ya tentunya “Tintin” ya. Masih pada inget nggak?

Kalau sekarang ini gue banyak dapat referensi bacaan gue dari Goodreads. Ada teman2 yg punya akun di Goodreads juga? Kasih tahu gue dong user name nya, gue pengen add 😀 Mau tukeran rekomendasi buku. Belakangan ini gue tertarik baca buku2 dengan topik seputar kehidupan di Korea Utara.

Hal lain yang gue giatkan lagi selain membaca adalah melakukan kegiatan outdoor. Ya jujur aja kegiatan “outdoor” ini sih secara realistisnya artinya gue jalan jalan ke taman dekat rumah dan main di playground sama anak. Tapi belakangan ini gue sering ketemu sesama emak emak dan nambah kenalan baru. Kita juga sering ke taman taman lain, untuk coba playgroundnya. 

Tingkat kestressan gue berkurang sedikit sejak gue mengurangi banyaknya penggunaan elektronik. Walaupun gue masih merasa belum optimal, karena masih banyak lagi yg pingin gue rutini lagi, seperti olahraga misalnya. Tahun ini gue dan suami berniat mulai lari/jogging dan kami bertarget untuk setidaknya lari di satu maraton tahun ini. Ya karena ini udah bulan Maret dan kami belum mulai training, jadi mungkin golnya ikutan maraton di musim gugur/hampir akhir tahun kali ya. Hehehe.

Tahun ini kami juga memulai suatu tradisi baru bersama temen2 terdekat, tradisi ini kami sebut “dinner club”. Tiap bulan kita kumpul2 di rumah salah seorang teman, bergiliran tiap bulan. Yang punya rumah memutuskan tema makanan untuk dinnernya. Acaranya potluck. Berhubung dibanding kemaren kemaren dimana kami jarang ketemu satu sama lain karena semuanya pada banyak acara (acara apa juga padahal ga jelas :D), dengan adanya dinner club ini bisa dipastikan semuanya bertemu setidaknya sebulan sekali.

Baiklah.. sekian dulu update dari gue. Malam ini kami akan pergi ke dinner club lagi, temanya pizza night. Kami ditugaskan bawa topping daging. Siang tadi kami mampir ke Italian market dekat rumah dan beli pepperoni, salsiccia sausage, dan prosciutto.

Have a great weekend ya teman teman.. dan bagi para penggemar The Hunger Games.. 6 more days and the wait is over!! 😀